This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
Tampilkan postingan dengan label MK-Rekayasa Perangkat Lunak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MK-Rekayasa Perangkat Lunak. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Februari 2013
Selasa, 12 Februari 2013
[RPL] Analisis & Perancangan Sistem
Analisis & Perancangan Sistem
PERANCANGAN SISTEM
Proses untuk mendefinisikan suatu model atau rancangan sistem dengan menggunakan teknik dan prinsip tertentu sedemikian sehingga model atau rancangan tersebut dapat diwujudkan menjadi sistem.
Proses mendefinisikan arsitektur sistem, komponen, modul, antarmuka, pendekatan pengujian, serta data untuk memenuhi kebutuhan yang sudah ditentukan sebelumnya.
Proses bertahap dimana semua kebutuhan yang ada diterjemahkan menjadi suatu cetak biru yang akan digunakan untuk mengkonstruksi sistem. [Pressman, 2001]
Strategi Perancangan
Top Down
Bottom Up
Organizational
Struktur proses perancangan dipengaruhi oleh faktor-faktor non teknis yang timbul dari faktor organisasi pemakai peangkat lunak
Cetak Biru
Menggunakan strategi perancangan yang standar untuk beberapa masalah yang memiliki kesamaan paradigma
3 Karakteristik Evaluasi Perancangan
Perancangan harus mengimplementasi-kan keseluruhan kebutuhan eksplisit dan mengakomodasi semua kebutuhan implisit yang diinginkan
Perancangan harus menjadi panduan yang dapat dibaca, dipahami bagi programmer dan penguji sistem
Perancangan harus memberikan suatu gambaran lengkap mengenai sistem
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
PERANCANGAN SISTEM
Proses untuk mendefinisikan suatu model atau rancangan sistem dengan menggunakan teknik dan prinsip tertentu sedemikian sehingga model atau rancangan tersebut dapat diwujudkan menjadi sistem.
Proses mendefinisikan arsitektur sistem, komponen, modul, antarmuka, pendekatan pengujian, serta data untuk memenuhi kebutuhan yang sudah ditentukan sebelumnya.
Proses bertahap dimana semua kebutuhan yang ada diterjemahkan menjadi suatu cetak biru yang akan digunakan untuk mengkonstruksi sistem. [Pressman, 2001]
Strategi Perancangan
Top Down
Bottom Up
Organizational
Struktur proses perancangan dipengaruhi oleh faktor-faktor non teknis yang timbul dari faktor organisasi pemakai peangkat lunak
Cetak Biru
Menggunakan strategi perancangan yang standar untuk beberapa masalah yang memiliki kesamaan paradigma
3 Karakteristik Evaluasi Perancangan
Perancangan harus mengimplementasi-kan keseluruhan kebutuhan eksplisit dan mengakomodasi semua kebutuhan implisit yang diinginkan
Perancangan harus menjadi panduan yang dapat dibaca, dipahami bagi programmer dan penguji sistem
Perancangan harus memberikan suatu gambaran lengkap mengenai sistem
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
[RPL] Pemodelan Analisis dengan DFD
PEMODELAN HASIL ANALISIS KEBUTUHAN FUNGSIONAL dengan menggunakan DATA FLOW DIAGRAM
Butir-butir Pembahasan
Tujuan (Objective)
Pemodelan Persoalan (Workflow)
Pendefinisian Kebutuhan Fungsional:
-Deskripsi Kebutuhan Fungsional
-Pembuatan Diagram Konteks
-Pembuatan Diagram Aliran Data (DAD)
-Penulisan Kamus Data
-Penulisan Spesifikasi Proses
Tujuan (Objective)
Memodelkan hasil analisis kebutuhan fungsional perangkat lunak dengan menggunakan metode berorientasi proses / aliran data:
-Diagram Konteks
-Diagram Aliran Data (DAD) level 0, 1, …
-Kamus Data
-Spesifikasi Proses
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
Butir-butir Pembahasan
Tujuan (Objective)
Pemodelan Persoalan (Workflow)
Pendefinisian Kebutuhan Fungsional:
-Deskripsi Kebutuhan Fungsional
-Pembuatan Diagram Konteks
-Pembuatan Diagram Aliran Data (DAD)
-Penulisan Kamus Data
-Penulisan Spesifikasi Proses
Tujuan (Objective)
Memodelkan hasil analisis kebutuhan fungsional perangkat lunak dengan menggunakan metode berorientasi proses / aliran data:
-Diagram Konteks
-Diagram Aliran Data (DAD) level 0, 1, …
-Kamus Data
-Spesifikasi Proses
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
[RPL] Konsep & Prinsip Analisis
Konsep & Prinsip Analisis
Tujuan Analisis Sistem
Mendefinisikan masalah secara tepat
Menyusun alternatif penyelesaian
Memilih dan mempertimbangkan satu dari alternatif tersebut
Menyusun spesifikasi logis untuk penyelesaian
Menyusun persyaratan fisik untuk penyelesaian
Menyusun anggaran untuk fase desain sistem pengkodean dan implementasi sistem
Rekayasa Kebutuhan (1)
Permulaan—tanya beberapa pertanyaan yang menjelaskan:
Pemahaman dasar dari masalah
Orang yang membutuhkan solusi
Keadaan dari solusi yang diinginkan
Efektivitas komunikasi dan kolaborasi awal antara konsumen dengan developer
Perolehan—memperoleh kebutuhan dari semua stakeholder
Penguraian—membuat model analisis yang mampu melakukan identifikasi kebutuhan data, fungsi dan perilaku
Negosiasi—menyepakati sistem penyajian yang realistis bagi konsumen dan developer
Spesifikasi—salah satu dari berikut ini:
Dokumen tertulis
Sekelompok model
Matematika formal
Sekumpulan skenario user (use-cases)
Prototipe
Validasi—memeriksa mekanisme yang memuat
Kesalahan isi atau interpretasi
Area dimana klarifikasi dibutuhkan
Informasi yang hilang
inkonsistensi (masalah utama ketika produk atau sistem besar direkayasa)
Kebutuhan yang konflik atau tidak realistis.
Manajemen Kebutuhan
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
Tujuan Analisis Sistem
Mendefinisikan masalah secara tepat
Menyusun alternatif penyelesaian
Memilih dan mempertimbangkan satu dari alternatif tersebut
Menyusun spesifikasi logis untuk penyelesaian
Menyusun persyaratan fisik untuk penyelesaian
Menyusun anggaran untuk fase desain sistem pengkodean dan implementasi sistem
Rekayasa Kebutuhan (1)
Permulaan—tanya beberapa pertanyaan yang menjelaskan:
Pemahaman dasar dari masalah
Orang yang membutuhkan solusi
Keadaan dari solusi yang diinginkan
Efektivitas komunikasi dan kolaborasi awal antara konsumen dengan developer
Perolehan—memperoleh kebutuhan dari semua stakeholder
Penguraian—membuat model analisis yang mampu melakukan identifikasi kebutuhan data, fungsi dan perilaku
Negosiasi—menyepakati sistem penyajian yang realistis bagi konsumen dan developer
Spesifikasi—salah satu dari berikut ini:
Dokumen tertulis
Sekelompok model
Matematika formal
Sekumpulan skenario user (use-cases)
Prototipe
Validasi—memeriksa mekanisme yang memuat
Kesalahan isi atau interpretasi
Area dimana klarifikasi dibutuhkan
Informasi yang hilang
inkonsistensi (masalah utama ketika produk atau sistem besar direkayasa)
Kebutuhan yang konflik atau tidak realistis.
Manajemen Kebutuhan
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
[RPL] REKAYASA SISTEM
REKAYASA SISTEM
Cakupan Materi :
Pengertian rekayasa sistem
Pemodelan sistem
Hierarki sistem
Bussiness Process Engineering
Arsitektur sistem
Perencanaan strategi infomasi
Penentuan tujuan dan sasaran
Analisis area bisnis
Rekayasa produk
Pemodelan sistem dengan UML
Rekayasa Sistem
Elemen sistem berbasis komputer :
-Software
-Hardware
-People
-Database
-Documentation
-Procedures
Sistem :
-Hierarki dari elemen makro
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
Cakupan Materi :
Pengertian rekayasa sistem
Pemodelan sistem
Hierarki sistem
Bussiness Process Engineering
Arsitektur sistem
Perencanaan strategi infomasi
Penentuan tujuan dan sasaran
Analisis area bisnis
Rekayasa produk
Pemodelan sistem dengan UML
Rekayasa Sistem
Elemen sistem berbasis komputer :
-Software
-Hardware
-People
-Database
-Documentation
-Procedures
Sistem :
-Hierarki dari elemen makro
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
[RPL] Manajemen Proyek (2)
Manajemen Proyek (2)
Pengukuran dan kualitas proyek
Pengukuran/metrik dalam software engineering didefinisikan oleh IEEE Glossary of SE sebagai:
“a quantitative mesaure of degree to which a system, component, or proccess possesses a given attribute”
Pengukuran berdasarkan fungsi (Function Point – FP)
Ukuran untuk organisasi kecil (DRE=Defect Removal Efficiency)
Pengukuran berdasarkan ukuran (KLOC)
Felix, COCOMO & Putnam
Pengendalian Resiko (1)
2 Strategi Penanganan Resiko
Manajemen Resiko Reaktif
- Tim proyek beraksi pada resiko
- Pelanggaran, rencana penambahan resource antisipasi. Misal: kebakaran
- Perbaikan pada kesalahan, sumber daya yang ditemukan dan diterapkan ketika resiko menyerang
- Manajemen krisis, kesalahan tidak dapat direspon oleh sumber daya dan menjadi masalah ancaman bagi keberlangsungan proyek.
Manajemen Resiko Proaktif
- Kinerja analisis resiko secara formal
- Koreksi terorganisasi pada penyebab resiko
+ Konsep TQM (Total Quality Management/ Manajemen Mutu Menyeluruh) statistikal SQA (Software Quality Assurance)
+ Pengujian sumber resiko, diantaranya software
+ Pengembangan kemampuan untuk mengatur perubahan
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
Pengukuran dan kualitas proyek
Pengukuran/metrik dalam software engineering didefinisikan oleh IEEE Glossary of SE sebagai:
“a quantitative mesaure of degree to which a system, component, or proccess possesses a given attribute”
Pengukuran berdasarkan fungsi (Function Point – FP)
Ukuran untuk organisasi kecil (DRE=Defect Removal Efficiency)
Pengukuran berdasarkan ukuran (KLOC)
Felix, COCOMO & Putnam
Pengendalian Resiko (1)
2 Strategi Penanganan Resiko
Manajemen Resiko Reaktif
- Tim proyek beraksi pada resiko
- Pelanggaran, rencana penambahan resource antisipasi. Misal: kebakaran
- Perbaikan pada kesalahan, sumber daya yang ditemukan dan diterapkan ketika resiko menyerang
- Manajemen krisis, kesalahan tidak dapat direspon oleh sumber daya dan menjadi masalah ancaman bagi keberlangsungan proyek.
Manajemen Resiko Proaktif
- Kinerja analisis resiko secara formal
- Koreksi terorganisasi pada penyebab resiko
+ Konsep TQM (Total Quality Management/ Manajemen Mutu Menyeluruh) statistikal SQA (Software Quality Assurance)
+ Pengujian sumber resiko, diantaranya software
+ Pengembangan kemampuan untuk mengatur perubahan
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
[RPL] Manajemen Proyek
Manajemen Proyek
Cakupan Materi
Pengertian proyek & Manajemen Proyek
Organisasi dan Personalia Tim ( sumber daya)
Cakupan manajemen Proyek
Perencanaan Proyek
Tools dan tehnik manajemen proyek
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
Cakupan Materi
Pengertian proyek & Manajemen Proyek
Organisasi dan Personalia Tim ( sumber daya)
Cakupan manajemen Proyek
Perencanaan Proyek
Tools dan tehnik manajemen proyek
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
[RPL] Pengenalan Rekayasa Perangkat Lunak (2)
Pengenalan Rekayasa Perangkat Lunak (2)
CASE Tools
CASE : Computer Aided Software Engineering
Suatu Peralatan baik HW maupun SW komputer yang digunakan untuk menyediakan pendukung otomatis dalam aktivitas pembangunan PL.
Tujuan : meningkatkan produktivitas dalam proses pembangunan PL secara signifikan.
CASE dikelompokkan dalam 2 kategori :
Upper-CASE
Mendukung aktivitas proses pembangunan tahap awal (Tahap Analisis kebutuhan dan Desain)
Lower-CASE
Mendukung aktivitas pembangunan di tahap akhir (programming, Debugging dan testing)
Penggunaan CASE Tools :
Graphical Editor : Membuat model sistem
Data Dictionaries : Mengatur unit-unit proyek
GUI Builders : Mengkonstruksi antarmuka pemakai
Debugger : Mencari kesalahan yang mungkin terjadi
Automated Translators : Pembangkitan source code program otomatis
Compilator Integrated : membuat antarmuka, coding, hingga membentuk aplikasi yang bisa dijalankan
Instalator kit : membuat instalasi/setup
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
CASE Tools
CASE : Computer Aided Software Engineering
Suatu Peralatan baik HW maupun SW komputer yang digunakan untuk menyediakan pendukung otomatis dalam aktivitas pembangunan PL.
Tujuan : meningkatkan produktivitas dalam proses pembangunan PL secara signifikan.
CASE dikelompokkan dalam 2 kategori :
Upper-CASE
Mendukung aktivitas proses pembangunan tahap awal (Tahap Analisis kebutuhan dan Desain)
Lower-CASE
Mendukung aktivitas pembangunan di tahap akhir (programming, Debugging dan testing)
Penggunaan CASE Tools :
Graphical Editor : Membuat model sistem
Data Dictionaries : Mengatur unit-unit proyek
GUI Builders : Mengkonstruksi antarmuka pemakai
Debugger : Mencari kesalahan yang mungkin terjadi
Automated Translators : Pembangkitan source code program otomatis
Compilator Integrated : membuat antarmuka, coding, hingga membentuk aplikasi yang bisa dijalankan
Instalator kit : membuat instalasi/setup
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
[RPL] Pengenalan Rekayasa Perangkat Lunak
Pengenalan Rekayasa Perangkat Lunak
Cakupan Materi
Konsep dasar PL dan RPL
-Biaya PL
-Software Quality Attribute
-Standar Kualitas
-Takaran Jaminan Kualitas
-Pemahaman dasar tentang RPL
-Keberadaan RPL
Tanggung Jawab Profesional & Etika
Siklus Hidup PL ( Software Development Life Cycle)
Biaya Perangkat Lunak
Biaya PL sering mendominasi biaya sistem secara keseluruhan
Biaya pengadaan PL yang dipasang di komputer (PC) sering lebih besar dibanding dengan harga hardware nya (pengecualian di negara yang kurang menghargai HAKI)
Biaya terbesar untuk suatu PL terletak pada proses maintenance di banding proses pembuatannya.
Rekayasa PL, terpusat pada biaya efektif dari suatu pembangunan
Untuk PL berjenis Custom, biaya evolusi sering melebihi biaya pembangunan.
Secara umum besarnya biaya bervariasi tergantung pada tipe sistem yang dibangun dan kebutuhan sistem seperti kinerja dan kehandalan sistem.
Software Quality Attribute
Ciri-ciri (Atribut) Kualitas menurut lembaga penjamin PL ( ISO, IEEE, dll)
Correctness (Kebenaran)
Reliability ( tahan uji)
User Friendliness (mudah digunakan)
Maintenatibility (mudah dirawat)
Efficiency
Portability (Mudah didistribusikan)
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
Cakupan Materi
Konsep dasar PL dan RPL
-Biaya PL
-Software Quality Attribute
-Standar Kualitas
-Takaran Jaminan Kualitas
-Pemahaman dasar tentang RPL
-Keberadaan RPL
Tanggung Jawab Profesional & Etika
Siklus Hidup PL ( Software Development Life Cycle)
Biaya Perangkat Lunak
Biaya PL sering mendominasi biaya sistem secara keseluruhan
Biaya pengadaan PL yang dipasang di komputer (PC) sering lebih besar dibanding dengan harga hardware nya (pengecualian di negara yang kurang menghargai HAKI)
Biaya terbesar untuk suatu PL terletak pada proses maintenance di banding proses pembuatannya.
Rekayasa PL, terpusat pada biaya efektif dari suatu pembangunan
Untuk PL berjenis Custom, biaya evolusi sering melebihi biaya pembangunan.
Secara umum besarnya biaya bervariasi tergantung pada tipe sistem yang dibangun dan kebutuhan sistem seperti kinerja dan kehandalan sistem.
Software Quality Attribute
Ciri-ciri (Atribut) Kualitas menurut lembaga penjamin PL ( ISO, IEEE, dll)
Correctness (Kebenaran)
Reliability ( tahan uji)
User Friendliness (mudah digunakan)
Maintenatibility (mudah dirawat)
Efficiency
Portability (Mudah didistribusikan)
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
[RPL] Definisi Rekayasa Perangkat Lunak
Definisi Perangkat Lunak
IEEE-Standar Glossary of Software Engineering Terminology, 1990:
(Institute of Electrical and Electronic Engineering )
Computer programs, procedures, and possibly associated documentation and data pertaining to the operation of a computer system.
Terjemahan bebasnya:
Perangkat lunak merupakan kumpulan dari berbagai item (program, prosedur, dan dokumen data yang saling terkait) yang merepresentasikan masalah di dunia nyata yang dikonfigurasikan dalam satu bentuk aplikasi yang harus dikerjakan komputer.
Rekayasa Sistem
Rekayasa perangkat lunak terjadi sebagai konsekuensi dari suatu proses yang disebut rekayasa sistem.
Rekayasa sistem memfokuskan diri pada berbagai elemen, analisis, perancangan, dan pengorganisasian elemen-elemen tersebut ke dalam suatu sistem yang dapat menjadi sebuah produk, jasa, atau teknologi untuk mentransformasi informasi atau kontrol.
Proses rekayasa sistem disebut rekayasa informasi bila konteks kerja rekayasa berfokus pada perusahaan bisnis. Pada saat produk akan dibuat, proses itu disebut rekayasa produk.
Rekayasa informasi bertujuan menentukan arsitektur yang memungkinkan suatu bisnis menggunakan informasi secara efektif.
Rekayasa informasi menghasilkan suatu rencana menyeluruh guna mengimplementasikan arsitektur- arsitektur berikut :
* arsitektur data
* arsitektur aplikasi
* infrastruktur teknologi,
menyangkut HW dan SW untuk mendukung aplikasi dan data
Rekayasa produk dimaksudkan untuk menterjemahkan keinginan pelanggan dengan serangkaian kemampuan yang terbatas ke dalam produk yang dapat bekerja (operasional).
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini
IEEE-Standar Glossary of Software Engineering Terminology, 1990:
(Institute of Electrical and Electronic Engineering )
Computer programs, procedures, and possibly associated documentation and data pertaining to the operation of a computer system.
Terjemahan bebasnya:
Perangkat lunak merupakan kumpulan dari berbagai item (program, prosedur, dan dokumen data yang saling terkait) yang merepresentasikan masalah di dunia nyata yang dikonfigurasikan dalam satu bentuk aplikasi yang harus dikerjakan komputer.
Rekayasa Sistem
Rekayasa perangkat lunak terjadi sebagai konsekuensi dari suatu proses yang disebut rekayasa sistem.
Rekayasa sistem memfokuskan diri pada berbagai elemen, analisis, perancangan, dan pengorganisasian elemen-elemen tersebut ke dalam suatu sistem yang dapat menjadi sebuah produk, jasa, atau teknologi untuk mentransformasi informasi atau kontrol.
Proses rekayasa sistem disebut rekayasa informasi bila konteks kerja rekayasa berfokus pada perusahaan bisnis. Pada saat produk akan dibuat, proses itu disebut rekayasa produk.
Rekayasa informasi bertujuan menentukan arsitektur yang memungkinkan suatu bisnis menggunakan informasi secara efektif.
Rekayasa informasi menghasilkan suatu rencana menyeluruh guna mengimplementasikan arsitektur- arsitektur berikut :
* arsitektur data
* arsitektur aplikasi
* infrastruktur teknologi,
menyangkut HW dan SW untuk mendukung aplikasi dan data
Rekayasa produk dimaksudkan untuk menterjemahkan keinginan pelanggan dengan serangkaian kemampuan yang terbatas ke dalam produk yang dapat bekerja (operasional).
Untuk file lengkapnya silahkan Download disini


16.18
IT COM STMIK
