Kamis, 07 Februari 2013

Algoritma File

FILE

Informasi yang disimpan dalam media penyimpanan sekunder dikelompokkan dalam bentuk file. Sebuah file atau lebih menyimpan informasi yang berkatagori sama. Misalnya data-data karyawan disimpan dalam file karyawan, data barang disimpan dalam file barang, dll. Setiap file dikenali dengan namanya.
Informasi yang direkam didalam file disebut Record. Semua record didalam file diorganisasikan metode penyimpanannya. Beberapa metode pengorganisasian record  berdasarkan sistem penyimpanannya adalah file beruntun (Sequential File), File acak (Random File), dan file berindeks (Indexed File).
Didalam pembahasan algoritma buku ini, yang akan dibahas hanyalah File Beruntun.

1. Definisi File Beruntun (Sequential File)
File beruntun adalah sekumpulan record yang disimpan didalam media penyimpanan sekunder komputer, yanmg dapat diakses secara berurutan mulai dari record pertama sampai dengan record terakhir secara searah. Karena komputer tidak mengetahui  akhir file, maka didalam file beruntun harus ditambahkan “tanda” akhir file yaitu berupa record fiktif yang diletakkan sesudah record terakhir. Record  fiktif ini biasa diberi nama MARK. Dengan adanya record fiktif ini menunjukkan bahwa pembacaan record telah mencapai akhir. Gambar berikut memperlihatkan contoh file beruntun.

Gambar : 1


21
Buku Tulis
6000.00
60
21
Buku Gambar
3500.00
100
11
Spidol
6500.00
240
12
Bolpoint
17000.00
50
13
Kertas Kwarto
24000.00
50
999
.
0.00
00

Gambar : 2  Contoh file bilangan Bulat


25
54
82
-20
30
65
78
0
21
9999

 Gambar : 3  Contoh file Teks


AMIK Palangka Raya  berperan aktif dalam dunia pendidikan.
Kejayaanmu selalu terpatri disanubari, AMIK Palangka Raya tetap Jaya, AMIK Palangka Raya tetap Setia.

 Gambar : 4  Contoh file beruntun yang berisi kosong

999
.
0.00
00


Algoritma Cara mendeklarasikan File Beruntun klik disini

Perintah Dasar pada File Beruntun

Perintah dasar untuk file beruntun adalah berupa prosedur yang telah disediakan oleh compiler bahasa pemrograman dan dapat langsung digunakan oleh pemrogram. Pengaksesan setiap record dilakukan menurut urutannya dengan pemanggilan perintah yang tersedia, seperti perintah pembacaan untuk manipulasi harga/datanya dan juga perintah perekaman informasi. Yang semua itu dilakukan dengan perintah dasar.

Perintah dasar untuk File Beruntun klik disini


Related Articel:

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews